(2Tawarikh 32:1-8)
Jikalau Tuhan berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itu pun didamaikan-Nya dengan dia. (Amsal 16:7)
Jika Anda mau mempercayai Tuhan, Ia akan berperang demi Anda. Tidak peduli apa pun yang telah Anda lalui, atau seberapa besar perlawanan terhadap Anda. Tetaplah jaga sikap iman. Tetaplah tenang. Tetaplah dalam damai sejahtera. Tetaplah dalam bingkai pikiran positif. Dan janganlah berusaha melakukannya dengan cara Anda sendiri. Biarkanlah Tuhan melakukannya dengan cara-Nya. Jika Anda mau mematuhi perintah-perintah-Nya saja, Ia akan mengubah segala sesuatu untuk berpihak kepada Anda.
Anda mungkin sedang mengalami kesukaran-kesukaran yang sangat besar, dan Anda tergoda untuk berpikir Aku tidak akan pernah keluar dari ini. Ini tidak akan pernah berubah. Aku tidak akan pernah menang dalam keadaan ini.
Alkitab berkata, ”Jangan menjadi lemah dan putus asa” (Lihat Ibrani 12:3). Ingatlah, Anda harus lebih dahulu memenangkan peperangan dalam pikiran Anda. Berdirilah teguh. Saat pikiran-pikiran negatif datang, tolaklah itu dan gantikanlah semuanya dengan pikiran-pikiran Tuhan. Saat Anda ada dalam sikap iman, Anda sedang membuka pintu bagi Tuhan untuk bekerja dalam keadaan Anda. Anda mungkin tidak melihat apa pun sedang terjadi dengan mata alami Anda, tetapi janganlah itu membuat Anda putus asa. Dalam alam yang tidak tampak, dalam dunia roh, Tuhan sedang bekerja. Ia sedang mengubah segala sesuatu berpihak kepada Anda. Dan jika Anda mau melakukan bagian Anda saja dan tetap percaya, pada waktunya yang tepat, pada saat yang tepat, Tuhan akan mengeluarkan Anda dari keadaan itu sebagai seorang pemenang.
Kuncinya adalah memilih pikiran-pikiran yang benar, menjaga cara berpikir Anda. Bukan hanya saat Anda merasa senang, bukan hanya saat segala sesuatu sesuai dengan keinginan Anda, bukan hanya saat Anda tidak mempunyai masalah apa pun, melainkan bahkan dalam masa-masa sukar kehidupan – khusunya dalam masa-masa sukar – Anda harus menjaga cara berpikir Anda pada hal-hal baik dari Tuhan. Tetaplah penuh dengan iman. Tetaplah penuh dengan sukacita. Tetaplah penuh dengan pengharapan. Buatlah sebuah keputusan bahwa Anda akan tetap dalam bingkai cara berpikir positif.
Beberapa orang mengambil satu langkah maju dan kemudian dua langkah mundur. Mereka senang dalam sikap yang baik satu hari, kemudian hari berikutnya mereka bersikap negatif dan depresi. Mereka membuat sedikit kemajuan, kemudian mundur. Karena iman mereka yang terombang-ambing, mereka tidak pernah benar-benar sampai ke tempat yang Tuhan inginkan bagi mereka. Mereka tidak pernah mengalami kemenangan yang Ia simpan bagi mereka.
Sahabatku, Anda harus bersikap konsisten. Sikap Anda seharusnya: Aku menolak untuk mundur. Aku akan maju bersama Tuhan. Aku akan menjadi orang yang Ia inginkan. Aku akan memenuhi tujuan hidupku.
Jika Anda mau memelihara cara berpikir tersebut, Tuhan akan terus menerus bekerja dalam kehidupan Anda. Ia akan berperang demi Anda. Ia akan memberikan kepada Anda damai sejahtera di tengah-tengah badai, dan Ia akan menolong Anda menjalani kehidupan berkemenangan yang ia sediakan bagi Anda.