Dan oleh karena Pilatus ingin memuaskan hati orang banyak itu, ia membebaskan Barabas bagi mereka. Tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan.
Markus 15 : 15
"Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya." (Yesaya 53:10)
"Karena mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatanNya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia." (2Taw.16:9)
Tidak sedikit pengikut Yesus yang menganggap bahwa beribadah ke gereja di hari Minggu bukanlah keharusan.
Saat Anda
memusatkan kehidupan Anda di sekitar diri sendiri, Anda tidak hanya kehilangan yang terbaik dari
Tuhan, Anda juga merampas sukacita dan berkat-berkat orang lain yang Tuhan
ingin berikan kepada mereka melalui Anda. Firman Tuhan mengatakan, “Kita seharusnya
mendorong satu sama lain setiap hari” (lihat Ibrani 3:13). Memang mudah untuk
mengkritik dan menghakimi, menunjuk kesalahan-kesalahan dan kegagalan-kegagalan
semua orang. Tetapi Tuhan ingin kita untuk membangun orang lain, menjadi suatu
berkat, mengucapkan kata-kata iman dan kemenangan ke dalam kehidupan mereka.
Saat kita terus menerus menghidupkan kembali kenangan-kenangan menyakitkan dari masa lalu, kita mengabaikan keinginan Tuhan mendatangkan kesembuhan. Tepat saat kita sembuh, kita mulai berbicara tentang pengalaman menyakitkan itu. Kita memunculkannya di depan sahabat-sahabat kita. Kita mulai menghidupkannya kembali dalam khayalan-khayalan kita. Tiba-tiba, kita dapat merasakan emosi-emosi yang sama itu sekali lagi, seolah-olah kita sedang merobek-robek luka lama. Saat Anda tinggal dalam pengalaman masa lalu yang menyakitkan, emosi-emosi Anda kembali ke sana bersama Anda, dan Anda merasakan rasa sakit itu pada masa kini. Anda dapat menghidupkan kembali sesuatu dalam pikiran Anda dan merasakannya hari ini sejelas saat pengalaman itu terjadi dua puluh tahun yang lalu.
Bertahun-tahun yang lalu di sebuah pedalaman Afrika, orang-orang sekarat karena persediaan air mereka tercemar. Bahkan para ahli kesehatan bingung karena desa itu mendapatkan pasokan air dari aliran pegunungan yang segar dari sebuah sumber mata air. Saat para ahli itu mengirim beberapa penyelam untuk menyelidiki lubang mata air itu, mereka terkejut dengan apa yang mereka temukan. Seekor babi betina besar dan anak-anaknya tenggelam dan agaknya terjepit di sana, mencemarkan mata air pegunungan yang jernih dan murni seperti kristal itu. Para penyelam itu memindahkan mayat-mayat babi itu, dan air itu mulai mengalir bersih dan murni lagi.
Kata-kata kita sangat penting dalam mewujudkan impian-impian kita. Tidak cukup hanya melihatnya dengan iman atau dalam imajinasi Anda. Anda harus mulai mengucapkan kata-kata iman itu atas kehidupan Anda. Saat Anda mengucapkan sesuatu, Anda melahirkannya. Ini adalah sebuah prinsip rohani, dan itu berhasil entah yang Anda katakan itu baik atau buruk, positif atau negatif.
Bila Anda berada dalam suatu keadaan yang sukar hari ini lebih dari sebelumnya, Anda perlu menjaga apa yang Anda katakan dan tidak mengijinkan kata-kata negatif dan menghancurkan keluar dari mulut Anda. Alkitab berkata, ”Hidup dan mati dikuasai oleh lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya” (Amsal 18:21). Dengan kata lain, Anda menciptakan suatu lingkungan untuk kebaikan atau untuk kejahatan dengan kata-kata Anda, dan Anda akan hidup dalam dunia yang telah Anda ciptakan itu.