JANGAN PERGI KE SANA

2Korintus 5:6-21

Kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu. (Yohanes 8:32)

Saat kita terus menerus menghidupkan kembali kenangan-kenangan menyakitkan dari masa lalu, kita mengabaikan keinginan Tuhan mendatangkan kesembuhan. Tepat saat kita sembuh, kita mulai berbicara tentang pengalaman menyakitkan itu. Kita memunculkannya di depan sahabat-sahabat kita. Kita mulai menghidupkannya kembali dalam khayalan-khayalan kita. Tiba-tiba, kita dapat merasakan emosi-emosi yang sama itu sekali lagi, seolah-olah kita sedang merobek-robek luka lama. Saat Anda tinggal dalam pengalaman masa lalu yang menyakitkan, emosi-emosi Anda kembali ke sana bersama Anda, dan Anda merasakan rasa sakit itu pada masa kini. Anda dapat menghidupkan kembali sesuatu dalam pikiran Anda dan merasakannya hari ini sejelas saat pengalaman itu terjadi dua puluh tahun yang lalu.

Saya memiliki sebuah kisah tentang suatu pengalaman yang saya alami beberapa tahun setelah ayah saya meninggal tahun 1999. Saya ada di rumah orang tua saya, dan saya sendirian dalam rumah. Saya sudah lama tidak pernah pergi ke sana lagi, dan sedang berjalan ke ruang kerja, tanpa alasan yang jelas saya mulai berpikir tentang malam ayah saya meninggal. Ayah mengalami serangan jantung tepat di sana, dalam ruangan yang sama. Dalam khayalan saya, saya dapat melihat peristiwa itu terjadi lagi. Saya dapat melihat ayah di lantai. Saya dapat melihat paramedis sedang berusaha menolongnya. Saya dapat melihat air muka ayah dan saya mulai merasakan perasaan keputusasaan, kesedihan, dan kekecewaan sama yang saya rasakan pada malam ayah meninggal.

Akhirnya, saya sadar dan berpikir, Apa yang sedang kulakukan? Ke manakah pikiranku melayang? Ke manakah emosi-emosi ini sedang membawaku?

Saya harus membuat sebuah keputusan bahwa saya tidak akan mengizinkan diri sendiri menghidupkan kembali kenangan malam itu. Dartipada tinggal dalam rasa sakit dari masa lalu, saya harus dengan usaha keras mulai mengingat semua saat indah yang ayah saya dan saya alami di ruang kerja itu. Saya tersenyum mengingat bagaimana kami biasa menontong acara TV “Wheel of Fortune” dalam ruang itu. Dalam pikiran saya, saya dapat melihat ayah bermain dengan anak-anak saya di ruang kerja itu dan ayah akan ada di kursi favoritnya. Ia akan menengadah dan berkata, “Katakanlah kepada ayah semua yang kamu ketahui. Hanya perlu satu detik.” Ayah mempunyai rasa humor yang baik.

Anda harus melakukan sesuatu yang sama tentang pengalaman menyakitkan dari masa lalu Anda. Tolaklah untuk kembali ke sana secara emosional; tolaklah untuk membangkitkan kenangan-kenangan emosional. Semua itu tidak akan baik bagi Andal nyatanya, emosi-emosi negatif yang kuat dapat menahan kemajuan Anda.

Pikirkanlah seperti ini: Setiap orang mempunyai dua arsip penting dalam sistem ingatannya, yang pertama adalah arsip yang diisi oleh semua hal baik yang telah terjadi pada kita. Arsip itu penuh kemenangan dan keberhasilan, semua hal yang telah mendatangkan sukacita dan kebahagiaan bagi kita selama bertahun-tahun.

Arsip kedua adalah kebalikannya. Arsip itu dipenuhi rasa sakit dan penderitaan masa lalu, semua hal negatif yang terjadi pada kita. Arsip tersebut penuh kekalahan dan kegagalan kita, hal-hal yang mendatangkan kesedihan dan perkabungan bagi kita. Seumur hidup, kita dapat memilih arsip mana yang akan kita akses. Beberapa orang berulang kali kembali ke arsip nomor dua dan menghidupkan kembali hal-hal yang menyakitkan yan g telah terjadi pada mereka. Mereka selalu berpikir tentang saat-saat mereka disakiti atau menderita kesakitan yang mengerikan. Mereka secara praktis mengusangkan arsip nomor dua. Mereka begitu sibuk dengan hal-hal negatif, sehingga mereka tidak pernah sadar untuk menyelidiki arsip nomor satu. Mereka hampir tidak pernah memikirkan hal-hal yang baik yang telah terjadi pada mereka.

Jika Anda ingin bebas, jika Anda ingin mengatasi rasa mengasihani diri sendiri, buanglah kunci arsip nomor dua. Jangan kembali ke sana lagi. Tetapkanlah pikiran Anda pada hal-hal baik yang Tuhan telah lakukan dalam kehidupan Anda.