(Matius 15:1-20)
Seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia. (Amsal 23:7)
Banyak orang tidak dapat mencapai potensi penuh mereka karena pola berpikir mereka rusak. Anda tidak dapat memikirkan pikiran-pikiran negatif dan berharap menjalani kehidupan yang positif. Anda tidak dapat memikirkan pikiran-pikiran kegagalan dan mengharapkan keberhasilan. Kehidupan Anda akan mengikuti pikiran-pikiran Anda.
Jika Anda terus menerus melihat yang terburuk dalam setiap keadaan, Anda mungkin tidak menyadarinya, tetapi pikiran Anda sedang menarik lebih banyak masukan negatif. Sama seperti sebuah magnet, Anda akan menarik apa yang Anda terus menerus pikirkan. Anda akan menarik teman-teman yang negatif dan keadaan-keadaan yang negatif jika Anda berpikir yang negatif. Saya mendengar orang selalu berkata, ”Aku tidak pernah mendapatkan waktu istirahat apa pun. Tidak pernah ada yang baik terjadi padaku. Aku tahu aku tidak akan mendapat promosi.”
Sayangnya, mereka mendapat apa yang mereka harapkan. Sahabatku, kehidupan Anda tidak akan berubah sampai Anda pertama-tama mengubah pikiran Anda. Anda mungkin ada dalam keadaan negatif hari ini; Anda mungkin mempunyai hal-hal yang tidak adil terjadi pada Anda. Tetapi jangan membuat kesalahan dengan tenggelam dalam hal-hal itu. Anda harus mengarahkan pikiran Anda ke arah yang baru. Alkitab berkata, ”Pikirkanlah perkara yang di atas” (Kolose 3:2). Itu berarti arahkanlah pikiran Anda pada hal-hal yang positif. Setiap hari, saat Anda bangun, arahkanlah pikiran Anda untuk berhasil, arahkanlah pikiran Anda pada kemenangan, arahkanlah pikiran Anda sehingga Anda dapat menikmati hari itu. Jika Anda tidak menetapkan arah untuk kehidupan Anda, jika Anda tidak memilih hari macam apa yang akan Anda jalani, pikiran-pikiran Anda akan segera penuh dengan segala hal yang negatif, pikiran-pikiran yang mengecilkan hati. Ini hari Senin pagi, dan aku tidak dapat mempertahankan pekerjaanku. Lalu lintas akan kacau. Ini adalah hari bebasku satu-satunya dan aku punya begitu banyak hal untuk dilakukan sehingga aku tidak akan pernah menyelesaikannya. Punggungku sakit. Ini akan menjadi hari yang buruk.
Tidak, Anda harus mengarahkan pikiran Anda ke arah yang benar. Jangan pernah memulai hari Anda secara biasa. Jangan menunggu untuk melihat hari macam apa sebelum Anda memutuskan apakah Anda akan bahagia atau tidak. Jangan menunggu sampai Anda membaca surat kabar atau melihat ramalan cuaca. Jangan menunggu sampai Anda memutuskan suasana hati atasan Anda. Tidak, dari permulaan hari Anda, arahkanlah pikiran Anda ke arah yang positif. Sepakatlah dengan pemazmur, “Hari ini harinya Tuhan dan aku akan bahagia. Aku akan menikmati hari ini. Aku akan pergi dan menjadi produktif. Akau akan menjadi berkat bagi seseorang dan ini akan menjadi hari yang besar dalam hidupku.”
”Tetapi engkau tidak memahami keadaanku,” Anda mungkin berkata, ”Kesehatanku semakin merosot,” atau ”Pernikahanku tidak berjalan sebagaimana seharusnya,” atau ”Aku sedang mengalamai masalah-masalah keuangan.”