APAKAH ANDA SIBUK?


Alasan orang sibuk itu berbacam-macam. Ada yang sibuk sekolah, belajar, bekerja, memasak, atau hal-hal yang lain sehingga waktunya kerap habis untuk mengerjakan pekerjaannya di dunia.

Saya pernah bertanya terhadap seseorang, “Sudah bersaat teduh pagi ini?” dengan enteng dia menjawab “Ah, saya sangat sibuk. Pagi-pagi harus secepatnya ke kantor, toh Tuhan juga bakal mengerti kesibukanku.”

Memberikan waktu kita bersama Tuhan itu sangat penting. Sebelum kita memulai semua aktivitas kita dalam 1×24 jam, maka kita harus menyerahkan waktu kita terlebih dahulu kepada Tuhan, agar Tuhan ikut campur dalam segala aktivitas kita sehingga apapun yang kita kerjakan dalam waktu yang ada itu boleh menjadi berkat dan memuliakan Tuhan.

Adalah sangat baik bila kita mulai mendisiplinkan diri untuk bersaat teduh di pagi dengan memuji Tuhan dan membaca firman Tuhan. Kita harus mampu untuk tekun melakukan hal baik karena itu akan menjadi kebiasaan yang bernilai kekal dalam kehidupan kita dan kebiasaan itulah yang akan membentuk karakter kita.
Ingat, pada akhirnya yang akan kita bawa sampai kekekalan nanti bukanlah kesibukan kita tapi karakter yang terbentuk selama kita di bumi.

Apakah kesibukan Anda memiliki nilai kekal? Kalau tidak, Anda sedang memulai prioritas yang salah.