"Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. Sela" (MAZ 32:7)
" 2 Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! 3 Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, 4 Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, 5 Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali."
(MAZ 103 : 2-5)
"2 Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.3 Besarlah TUHAN dan sangat terpuji, dan kebesaran-Nya tidak terduga.4 Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu. 5 Semarak kemuliaan-Mu yang agung dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib akan kunyanyikan.6 Kekuatan perbuatan-perbuatan-Mu yang dahsyat akan diumumkan mereka, dan kebesaran-Mu hendak kuceritakan. 7 Peringatan kepada besarnya kebajikan-Mu akan dimasyhurkan mereka, dan tentang keadilan-Mu mereka akan bersorak-sorai." (MAZ 145 2-7)
MEMUJI TUHAN DI SETIAP KEADAAN
Apapun yang bernilai bagi kita, akan kita perlakukan dengan sangat baik. Kita akan mensyukuri, mengakui, dan mengapresiasinya. Sebagai orang percaya, harta yang sangat bernilai yang kita miliki adalah Tuhan dan hidup kita seharusnya penuh oleh ucapan syukur dan pujian kepada-Nya.
Tuhan yang menebus dosa kita dan menyelamatkan kita dari maut. Tuhan yang memberikan kita hidup melimpah; memberikan kasih karunia meskipun kita tidak layak. Tuhan yang menjadi sumber pengharapan kita karena Dia selalu menepati janji-Nya saat kita menghadapi ketidakpastian dan pergumulan. Tuhan yang turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Tuhan yang selalu tersedia, selalu bisa kita andalkan, tempat kita berlindung. Saat kita mengucap syukur, memuji, dan menyembah Tuhan, kita bisa terus ingat akan kebaikan-Nya serta menceritakan siapa Tuhan kepada generasi berikutnya dan bahkan orang-orang yang belum percaya.
Memuji Tuhan seharusnya tidak bergantung pada bagaimana perasaan kita saat ini, tetapi sebuah keputusan yang kita buat setiap hari secara konsisten apapun keadaan kita. Mari kita bermazmur bagi Tuhan. Perkatakan iman kita dan kuasa-Nya melalui puji-pujian. Pujilah Tuhan setiap hari!
Renungkan
Kapan waktu yang Anda rasa paling ‘sulit’ untuk Anda memuji Tuhan? Apa yang bisa terjadi jika di waktu tersebut Anda memilih untuk memuji Tuhan? Apa hal-hal dalam hidup Anda yang Anda mau syukuri kepada Tuhan hari ini?
MEMUJI TUHAN DI SETIAP KEADAAN
Apapun yang bernilai bagi kita, akan kita perlakukan dengan sangat baik. Kita akan mensyukuri, mengakui, dan mengapresiasinya. Sebagai orang percaya, harta yang sangat bernilai yang kita miliki adalah Tuhan dan hidup kita seharusnya penuh oleh ucapan syukur dan pujian kepada-Nya.
Tuhan yang menebus dosa kita dan menyelamatkan kita dari maut. Tuhan yang memberikan kita hidup melimpah; memberikan kasih karunia meskipun kita tidak layak. Tuhan yang menjadi sumber pengharapan kita karena Dia selalu menepati janji-Nya saat kita menghadapi ketidakpastian dan pergumulan. Tuhan yang turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Tuhan yang selalu tersedia, selalu bisa kita andalkan, tempat kita berlindung. Saat kita mengucap syukur, memuji, dan menyembah Tuhan, kita bisa terus ingat akan kebaikan-Nya serta menceritakan siapa Tuhan kepada generasi berikutnya dan bahkan orang-orang yang belum percaya.
Memuji Tuhan seharusnya tidak bergantung pada bagaimana perasaan kita saat ini, tetapi sebuah keputusan yang kita buat setiap hari secara konsisten apapun keadaan kita. Mari kita bermazmur bagi Tuhan. Perkatakan iman kita dan kuasa-Nya melalui puji-pujian. Pujilah Tuhan setiap hari!
Renungkan
Kapan waktu yang Anda rasa paling ‘sulit’ untuk Anda memuji Tuhan? Apa yang bisa terjadi jika di waktu tersebut Anda memilih untuk memuji Tuhan? Apa hal-hal dalam hidup Anda yang Anda mau syukuri kepada Tuhan hari ini?