8 Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.
Matius 6:24
Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
Matius 14:29-32
14:29Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
14:30Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
14:31Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
14:32Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah.
Renungan
Kita diciptakan Tuhan dengan panggilan dan tujuan hidup yang mulia. Tapi di tengah kesibukan dan banyaknya pilihan, tanpa disadari kita bisa kehilangan fokus awal kita sehingga hidup tidak terarah dan sekedar menyelesaikan daftar aktivitas kita. Kita perlu belajar fokus, karena fokus menentukan arah hidup kita.
Fokus membuat kita bisa melihat sesuatu dengan jelas dan mewujudkan apa yang kita rencanakan. Kita bisa belajar dari kisah Petrus saat dia berjalan di atas air. Saat Petrus terfokus kepada Yesus, dia berjalan ke arah Yesus. Tetapi saat Petrus kehilangan fokusnya karena tiupan angin yang dia rasakan, dia mulai tenggelam. Semakin kita fokus, semakin kita bisa mengeliminasi pilihan-pilihan lainnya karena pikiran dan perasaan kita terpusat kepada satu titik. Ada harga yang perlu dibayar untuk menolak pilihan yang lain, maka itu kita perlu menguatkan diri, beriman, dan berani mengambil resiko.
Hati dan pikiran kita adalah kanvas di mana Tuhan melukiskan apa yang Dia rencanakan bagi kita. Fokus membuat hati dan pikiran terarah, menuju panggilan dan tujuan hidup kita.
Renungkan
Ke mana fokus Anda terarah hari ini? Pikirkan kembali arah hidup Anda dalam keadaan tenang dan temukan titik yang menjadi tujuan hidup Anda di dalam Tuhan.