DIBERKATI UNTUK MENJADI BERKAT


Kejadian 12:1-4; 14-17; 15:1

Harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia member daripada menerima (Kisah para Rasul 20:35)

Tuhan tidak akan mengisi sebuah kepalan yang tertutup dengan hal-hal baik. Tuhan adalah pemberi, dan Anda akan sama seperti Tuhan jika Anda memberi.

Tuhan berjanji kepada leluhur Perjanjian Lama, Abraham: ”Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat” (kejadian 12:2). Kita sering membaca janji-janji seperti itu, dan berkata, ”Baiklah, Tuhan! Ayolah; curahkanlah berkat-berkat-Mu padaku!” Tetapi perhatikanlah, ada suatu syarat. kita harus melakukan sesuatu; lebih baik lagi kita harus menjadi sesuatu. Tuhan sedang mengesankan bahwa kita tidak akan diberkati hanya supaya kita dapat hidup mewah atau memuaskan diri sendiri. Kita akan diberkati untuk menjadi suatu berkat. Memang, kecuali kita mau menjadi  berkat, Tuhan tidak akan mencurahkan kemurahan dan kebaikan-Nya ke dalam kehidupan kita. Kita akan menerima dari Tuhan dalam ukuran yang kita berikan kepada orang lain
“Tetapi Joel engkau tidak mengerti. Aku tidak mempunyai apa pun untuk diberikan.”
Mungkin tidak. Tetapi semua itu tergantung pada pada sikap Anda. Anda harus setia dalam hal kecil yang Anda miliki sekarang sebelum Tuhan memberkati Anda dengan lebih banyak lagi. Banyak orang berkata “Tuhan, kapankah Engkau akan memberkatiku?” Tetapi jika kita mau mendengarkan lebih tetliti, mungkin kita akan mendengar Tuhan mengatakan, ”Kapankah engkau akan mulai menjadi suatu berkat?”
Memberi adalah suatu prinsip rohani. Apa pun yang Anda  berikan akan diberikan kembali kepada Anda. Jika Anda memberikan seulas senyuman, Anda akan mendapatkan senyuman dari orang lain. Jika Anda bermurah hati kepada orang-orang dalam masa-masa kebutuhan mereka, Tuhan akan memastikan bahwa orang lain bermurah hati kepada Anda dalam masa kebutuhan Anda. Memang menarik, bukan? Apa yang Anda wujudkan bagi orang lain, Tuhan akan mewujudkannya bagi Anda.
Alkitab berkata, ”Jika engkau memberi kepada orang-orang miskin, engkau sedang meminjamkan kepada Tuhan”(Amsal 19:17). Anda mungkin berpikir, Yah, jika aku mempunyai begitu banyak uang, aku akan melakukan yang sama.
Tidak, Anda tidak memahaminya. Anda harus mulai tepat dimana Anda berada. Anda harus setia dengan apa yang Anda miliki, kemudian Tuhan akan mempercayakan kepada Anda lebih banyak lagi. Anda mungkin tidak mempunyai banyak uang ekstra untuk diberikan, tetapi Anda dapat membelikan makan malam untuk seseorang sekali-kali. Anda dapat berusaha keras berdoa bagi seseorang yang membutuhkan.
Sekarang adalah waktu untuk mengembangkan suatu sikap memberi. Sahabatku, hal paling berkenan bagi Tuhan kita adalah menolong orang yang menderita. Tuhan senang jika kita menyanyi dan berdoa. Ia senang jika kita berkumpul bersama untuk merayakan kebaikan-Nya. Tetapi tidak ada yang menyenangkan Tuhan lebih dari saat kita memelihara salah seorang dari anak-anak-Nya. Yesus berkata, ”Jika engkau bahkan memberikan secangkir air saja kepada seseorang yang membutuhkan, Aku akan melihatnya dan Aku akan memberikan upah kepadamu (lihat Matius 10:42). Ia berkata, ”Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Matius 25:40).
Seseorang membutuhkan apa yang Anda bisa berikan. Itu mungkin bukan uang Anda; mungkin waktu Anda. Itu mungkin telinga Anda yang mendengarkan. Itu mungkin lengan-lengan Anda untuk mendorong semangat. Itu mungkin senyuman Anda untuk membangkitkan semangat. Siapa yang tahu? Mungkin hanya dengan menaruh lengan Anda ke sekeliling bahu seseorang dan membiarkannya mengetahui bahwa  Anda peduli, itu dapat menolong mulai menyembukan hati orang tersebut. Mungkin anda dapat memberikan pelukan yang menyelamatkan.
John Bunyan, penulis buku klasik The Pilgrim’s Progress, berkata, ”Engkau belum hidup hari ini sebelum engkau melakukan sesuatu untuk seseorang yang tidak dapat membayar kembali kepadamu.” Buatlah keputusan bahwa Anda akan mencari seseorang yang Anda dapat berkati.