MENDAHULUKAN KERAJAAN SURGA


Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Matius 6:33)

Bagaimanapun filosofi seseorang akan sangat nampak dari bagaimana seseorang mengisi waktu hidupnya. Sesuatu yang dianggap paling berharga dan membahagiakan baginya menjadi tugas kehidupan harus ditunaikan. Kalau yang dianggap paling berharga dan membahagiakan adalah kehormatan, maka segala usaha yang dilakukan pasti terfokus pada hal itu. Kalau yang dianggap paling berharga adalah memiliki fasilitas materi, maka segala usaha dilakukan untuk materi tersebut. Pada kenyataannya yang dianggap berharga dan membahagiakan bisa berubah dan bergerak. Beberapa tahun lalu yang dianggap paling berharga dan membahagiakan adalah popularitas, setelah ia mencapai hal itu ia merasa tidak bahagia. Maka ia beralih ke obat bius. Beberapa tahun lalu yang dianggap paling berharga dan membahagiakan sejumlah deposito, tetapi begitu muncul mobil merk baru maka pikirannya berubah. Manusia sekarang ini dijejali dengan berbagai iklan yang membuat manusia akan terus bergerak untuk memiliki apa yang sudah dimiliki. Dengan hal ini manusia menjadi “bulan-bulanan” kuasa dunia yang di belakangnya ada oknum iblis. Dengan cara ini sesungguhnya manusia sedang dibawa ke pembantaian. Tanpa mereka sadari mereka digiring ke api kekal. Tugas kehidupan yang mereka miliki dan jalankan adalah tugas kehidupan yang diberikan iblis. Gaya hidup mereka menunjukkan seakan-akan tidak ada dunia lain selain dunia hari ini. Itulah sebabnya mereka berusaha untuk meraih sebanyak-banyaknya apa yang dapat disediakan dunia ini.

Dengan kebenaran Firman Tuhan yang diwahyukan oleh Tuhan melalui hamba-hamba-Nya, kita harus kembali kepada tugas kehidupan, yaitu mendahulukan Kerajaan Allah (Mat. 6:33).
Untuk dapat memahami dengan benar ayat ini guna menjadi perlengkapan menghadapi dunia hari ini dibutuhkan pencerahan baru. Kalau memahami ayat ini hanya sekedar pergi ke gereja, maka orang Kristen tidak akan sanggup mengantisipasi dunia yang sudah sangat fasik. Mendahulukan Kerajaan Sorga harus dipahami sebagai berusaha untuk mengerti mengenai hal Kerajaan Sorga dan hidup sebagai anggota Kerajaan tersebut. Sekarang ini kita harus lebih banyak menyediakan diri digarap oleh Tuhan melalui Firman dan meditasi. Hal ini harus dianggap sebagai tugas kehidupan yang mutlak harus dijalani. Sehingga setiap kita benar-benar mengenal Tuhan dari pengalaman nyata bertemu dengan dan memiliki kehidupan yang suci sempurna seperti Tuhan Yesus. Dengan demikian bukan hanya orang-orang tertentu yang bisa mengalami Tuhan secara konkret, tetapi setiap kita bisa mengalami Tuhan sampai menjadi sahabat, kekasih dan mempelai-Nya. Untuk ini harus ada harganya yaitu perjuangan yang keras.

Mendahulukan Kerajaan Sorga berarti berusaha untuk mengerti hal Kerajaan Sorga dan hidup sebagai anggota Kerajaan tersebut. (Truth)