WI-FI DENGAN TUHAN


TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepadaNya.
(Mazmur 145:18a)

Di Hong Kong, kota tempat saya tinggal, banyak dipasang Wi-Fi (teknologi komunikasi tanpa kabel yang dapat menyediakan koneksi antara komputer jinjing, seperti laptop, iPad, juga HP dengan internet) di mana-mana.
Banyak restoran yang memasang Wi-Fi, tidak ketinggalan juga di gereja, sebagian besar transportasi umum, seperti bus dan MRT (kereta api rel listrik), serta di pinggir jalan juga banyak kios telepon yang memiliki Wi-Fi. Bahkan saat ini pun banyak orang yang memasang Wi-Fi di rumahnya. 

Tujuannya hanya satu, yaitu memudahkan orang–di mana saja dan kapan saja–termasuk dalam perjalanan ke rumah atau tempat kerja, untuk bisa melakukan koneksi dengan internet. Tidak perlu repot-repot datang ke warnet dulu baru bisa terhubung dengan internet. Atau menunggu sampai di rumah atau kantor dulu, duduk di depan komputer, baru terkoneksi dengan internet. Tidak perlu. Tapi di mana saja dan kapan saja.

Kehidupan doa orang Kristen seharusnya juga seperti itu. Tidak perlu harus datang ke gereja dulu baru berdoa. Tidak perlu menunggu waktu bersaat teduh dulu baru berdoa. Apalagi menunggu waktu makan dan tidur. Tapi kita bisa berdoa di mana saja dan kapan saja. Allah mahahadir, kehadiran-Nya tidak dibatasi oleh waktu dan tempat. Tuhan kita bukan Tuhan yang jauh di atas sana dan sulit untuk dihubungi, tapi Dia adalah Tuhan yang dekat dengan kita, dekat dengan setiap orang yang berseru kepadaNya (nat)

ONLINE-LAH SELALU DENGAN TUHAN KARENA DIA SELALU SIAP MENDENGARKAN KITA, DI MANA SAJA DAN KAPAN SAJA