Garam dan Terang (1)

5:13 "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. 5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. 5:15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. 5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5 : 13-16)

96:3 Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa. (Mazmur 96 : 3)

Garam dan Terang (1)

Yesus menggambarkan gereja sebagai garam dan terang. Dua bahan penting untuk keberlangsungan hidup manusia. Dapatkah Anda membayangkan dunia ini tanpa garam dan terang?

Penyanyi dan penulis lagu, Rich Mullins, pernah berkata, "Iman tanpa perbuatan sama seperti sebuah lagu yang tidak bisa Anda nyanyikan."

Yesus memanggil gereja lokal untuk mengambil peran vital dalam membawa kehidupan kepada komunitasnya sendiri. Untuk memenuhi panggilan ini, penting untuk mempertahankan ciri khas kita.

Dalam bukunya, Ketika Membantu Terasa Menyakitkan, Brian Fikkert menulis, "Kita tidak bisa mengharapkan dunia ini berubah tanpa adanya keterlibatan gereja lokal dan pernyataan verbal dari Injil yang telah dimandatkan kepadanya."

Bacaan Alkitab ini membantu kita menyadari betapa pentingnya panggilan kita. Yesus merincikan tujuan gereja sebagai pembawa karunia Tuhan, yang tanpanya, tak akan ada kehidupan sejati.

Sementara dunia ini semakin gelap dan semakin hambar, bagaimana cara agar kita tetap terus bersinar? Bagaimana kita mempertahankan rasa kita?