"TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja." (KELUARAN 14 : 14)
"15 jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya! 16 Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong; 17wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi. 18 Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya. 19 TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya. 20 Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu"
(MAZMUR 34 :15-20)
"Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?" (ROMA 8 : 31)
TUHAN BERPERANG BAGI KITA
Kita semua pernah mengalami situasi di mana kita merasa terdesak, hilang harapan, ataupun tidak berdaya. Kita usahakan yang terbaik yang kita bisa, tetapi tetap saja tidak cukup. Kita lakukan segala hal yang kita tahu, tetapi masih saja belum terjadi perubahan. Di saat kita terdesak, secara natural kita berjuang dengan kekuatan kita, tetapi karena kekuatan kita terbatas, kita akhirnya merasa lelah dan kecewa.
Sisi baiknya, kelelahan tersebut bisa mengingatkan kita bahwa kita perlu pribadi Tuhan, yang jauh lebih besar dari apapun yang kita hadapi. Roh Kudus tahu pergumulan kita, tetapi apakah kita membawa pergumulan tersebut di dalam doa kepada-Nya? Pergumulan kita nyata, tetapi kita tidak berperang seorang diri. Tuhan ada, Dia berperang bersama kita. Dia membela kita.
Iman kepada Tuhan adalah modal bagi kita untuk menang atas pergumulan. Kita harus melakukan bagian kita, sebaik yang kita bisa, tetapi di saat yang sama, serahkan dan percayalah kepada Tuhan. Damai sejahtera akan menyertai kita di tengah api sekalipun dan kita tidak akan mudah menyerah karena jika kita tahu betul, Siapa yang berperang bagi kita.
Renungkan
Ambil waktu dan bawa pergumulan Anda dalam doa kepada Tuhan. Minta Tuhan memberikan perspektif yang baru sehingga Anda bisa melihat pergumulan Anda dari perspektif-Nya. Minta Tuhan menguatkan Anda dan menunjukkan kuasa-Nya di hidup Anda.