Lalu Pilatus mengambil Yesus dan menyuruh orang menyesah Dia.
(Yohanes 19 : 1)
Di sebuah retret, seorang pria menghampiri Chuck Swindoll dan bilang kalo ngedengerin Chuck Swindoll khotbah itu adalah salah satu mimpinya yang jadi nyata. Malamnya, pria tadi duduk di barisan paling depan ketika Swindoll menyampaikan khotbah. Tapi, hanya berselang beberapa menit, pria tadi justru tertidur. Awalnya, Swindoll memaklumi. la berpikir mungkin pria tadi kelelahan. Tapi ternyata hal yang sama terus terjadi di malam-malam berikutnya. Tiap Swindoll khotbah, pria itu pasti tidur. Swindoll pun mulai hilang kesabaran. Di malam retret yang terakhir, istri pria tadi akhirnya mendatangi Swindoll dan meminta maaf karena ulah suaminya. Sang istri lalu menjelaskan kalo suaminya itu udah divonis menderita kanker stadium akhir dan harus minum obat yang membuatnya tidur untuk mengurangi rasa sakit.
Ketika Yesus ditangkap, disiksa, dan bahkan disalib, la sama sekali nggak membela diri. Mayoritas orang banyak menghakiminya saat itu, tapi la sama sekali nggak melakukan pembelaan. la nggak panjang lebar menjelaskan siapa diri-Nya sebenarnya, la nggak menjelaskan mengapa selama ini la melakukan apa yang la lakukan. la sama sekali nggak berusaha meyakinkan orang-orang yang menghakiminya kalo apa yang la lakukan itu benar dan sesuai dengan kehendak Tuhan. Dan apa yang terjadi? Pada akhirnya Allah sendiri yang membenarkannya. Semua orang saat itu boleh aja merendahkan dan menghakimi-Nya. Tapi, Bapa sendiri yang akhirnya membuatnya jadi benar dan mengangkat-Nya tinggi. Baru setelah tiga hari dan bangkit, banyak orang mulai dicelikkan matanya kalo la bener-bener adalah Anak Allah.
Dalam keseharian, kita juga akan banyak mendapatkan "penghakiman". Mau perbuatan kita bener ato salah, penghakiman adalah suatu hal yang nggak mungkin bisa dihindari. Apa yang harus kita lakukan saat ini terjadi? Kita bisa saja menjelaskan alasan kita ngelakuin ini atau itu, tapi jika pun itu nggak bisa kita lakukan, ngga masalah juga. Sering kali, sikap paling bijak saat dihakimi adalah dengan berdiam diri dan menenangkan diri. Pahami kalo tiap orang berhak berpendapat dan kita juga berhak untuk menolaknya. Selalu inget juga kalo kita punya Tuhan. Kalopun kita jatuh karna penghakiman orang lain, pada waktunya Tuhan pasti akan mengangkat kita jauh lebih tinggi. Dn
Jangan hakimi aku. Kau tahu namaku, tapi kau tak tahu kisahku. Demi Lovato - Musisi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar