"...tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air. yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil..." (Mazmur 1:2-3)
Dalam kehidupan orang Kristen, Firman Tuhan merupakan bagian yang sangat penting, karena melaluinya Allah rindu mengarahkan hidup anak-anak-Nya agar mereka tidak tersesat. Ibarat sebuah perjalanan, kita membutuhkan kompas sebagai petunjuk arah. Firman Tuhan adalah petunjuk arah bagi kita. Tidak jarang kita ada di persimpangan jalan dan membutuhkan petunjuk dari Allah. Jika kita bergaul erat dengan Firman Tuhan, kit akan memiliki kepekaan akan kehendak Tuhan.
Dalam peristiwa perang Irak, seorang prajurit tentara sekutu pernah menyampaikan kesaksiannya, bahwa karena terjebak oleh tentara musuh akhirnya mereka harus lari tanpa ada radio komunikasi. Dengan demikian ia tidak dapat berkomunikasi selama berhari-hari dengan pos komandonya. Mereka memiliki peta, tetapi mereka tidak tahu posisi musuh dan daerah berbahaya, bersyukur karena akhirnya mereka bertemu dengan kelompok tentara sekutu lainnya yang memiliki radio komunikasi.
Seorang Kristen yang jarang atau tidak pernah membaca Firman Tuhan, sama dengan prajurit tadi, tidak tahu bahaya, yang setiap hari dihadapi, tidak tahu jawaban Allah atas doanya, pergumulannya, dll.
George Washington, presiden pertama Amerika Serikat mengatakan : "Adalah sesuatu yang mustahil untuk memerintah di dunia ini dengan benar tanpa Tuhan dan Alkitab."
Mari Kita harus belajar untuk setia membaca dan merenungkan kebenaran Firman Tuhan setiap hari, agar tidak sesat, terhindar dari bahaya tipu daya Iblis dan dosa. (Moment of Inspiration)